Rabu, 22 Juli 2020

Serat Alam


Assalamualaikum Wr.Wb,
Pertama-tama ibu ucapkan selamat bergabung di SMP N 7 Purwakarta
Tetap semangat walaupun belajarnya dari rumah ya..
Perkenalkan dulu ya..
Nama ibu Nani Herlina
Ibu Mengajar Prakarya kelas 7
Kita mulai belajarnya ya..
Prakarya dibagi menjadi empat aspek :
1.       Kerajinan
2.       Rekayasa
3.       Pengolahan
4.       Budidaya

       Di Semester 1 ini akan dipelajari 2 aspek terlebih dahulu yaitu aspek kerajinan dan rekayasa.


BAB I
Kerajinan Serat


       Pengertian Serat Alam
    Bahan serat adalah suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh. Serat juga digunakan sebagai bahan baku tekstil. Serat sebagai bahan baku tekstil adalah serat-serat yang digunakan untuk aplikasi tekstil. Serat merupakan bahan baku yang digunakan dalam pembuatan benang dan kain.

     Istilah serat sering dikaitkan dengan serat sayur-sayuran, buah-buahan dan tekstil. Sayuran dan buah-buahan mengandung serat yang tinggi yang sangat baik untuk sistem pencernaan. Serat tekstil digunakan untuk bahan baku tekstil.

       Yang kita pelajari dalam bab 1 ini yaitu serat alam dari tumbuh-tumbuhan dan hewan yang dijadikan bahan baku tekstil dan kerajinan.
     
     Bahan serat alam dikenal orang sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Serat alama sudah ada sejak tahun 2.640 SM. Negara yang pertama kali mengolah bahan serat alam adalah Cina.


B.     Jenis dan Karakteristik Bahan Serat 
      Bahan serat alam berasal dari alam. Bahan serat alam dapat digolongkan menjadi tiga jenis, yangitu yang berasal dari tumbuan, hewan dan mineral.

1.     Serat dari tumbuhan
      Serat yang digunakan sebagai bahan baku tekstil memiliki persyaratan. Diantaranya adalah  kuat, tahan lama, bentuknya tetap, permukaan yang halus ataupun bertekstur sesuai persyaratan produk.
    Serat yang berasal dari tumbuhan dapat diklasifikasikan menjadi empat sebagai berikut:
a.     Serat dari Biji
       Contohnya adalah biji dari pohon kapas dan kapuk.




b.     Serat dari batang
       Contohnya adalah batang pohon anggrek, melinjo, mahkota dewa, beringin, yonkori, rosella, flax, jute, rami dan lain-lain


c.      Serat dari daun
     Contohnya dalah serat daut mendong, daun nanas, daun pandan berduri, daun enceng gondok, daun abaka, dan lain-lain
         


d.     Serat dari Buah
     Contohnya adalah buah kelapa yang memiliki sabut yang melapisinya. Sabut buah kelapa memiliki banyak manfaat.



2.     Serat dari Hewan
       Serat yang berasal dari hewan memiliki tekstur yang lembut dan halus. Bagian hewan yang dimafaatkan seratnya dalah bulu. Bulu hewan yang paling banyak diolah sebagai bahan baku serat produk tekstil diantaranya stapel dan filamen.

a.     Serat dari stapel
       Stapel merupakan serat yang berbentuk rambut hewan yang disebut wol. Contohnya dari bulu domba, alpaca, unta, mohair, kelinci, dan lain-lain. Dan yang paling banyak digunakan adalah wol dari bulu domba.




b.     Serat dari filamen
    Filamen merupakan serat yang berbentuk jaringan. Contohnya adalah serat yang berasal dari larva ulat sutera yang digunakan untuk membentuk kepompong.



            Bahan tekstil dari kapas memiliki beberapa karakteristik seperti bahan terasa dingin dan sedikit kaku, mudah kusut, mudah menyerap keringat rentan terhadap jamur, dan mudah terbakar.
Sementara serat sutra mempunyai ciri-ciri berkilau, sangat bagus dan lembut, tidak mudah kusut, sangat halus, kekuatannya tinggi, tahan terhadap sinar matahari, daya serap cukup tinggi, tidak mudah berjamur, mudah terbakar, berbau seperti rambut terbakar, bekas pembakaran berbentuk abu hitam, bulat serta mudah dihancurkan.
Serat wol mempunyai ciri-ciri agak kuat, tidak berkilau, keriting, kekenyalan tinggi, elastis tinggi, dan merupakan penahan panas yang baik, tahan terhadap jamur dan bakteri.